5 Fakta Tol Cipularang yang Terkenal Rawan Kecelakaan

  • Share
5 Fakta Tol Cipularang yang Terkenal Rawan Kecelakaan

Indonesia – Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipularang yang melibatkan 17 kendaraan dan melukai puluhan korban. Peristiwa tersebut berada di ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pada Minggu (6/26/22). 

Diduga kecelakaan berawal dari Bus Laju Prima yang mengalami rem blong. Kondisi jalan yang saat itu, pukul 20.20 WIB padat menyebabkan banyak kendaraan yang terlibat. 

Dari tabrakan beruntun tersebut, beberapa kendaraan ringsek dan puluhan orang mengalami luka-luka. Data sementara menunjukkan terdapat empat korban mengalami luka berat. 

Kecelakaan mengerikan seperti ini bukan kali pertama terjadi di ruas Tol Cipularang. Lalu apa saja fakta Tol Cipularang? 

Mengutip dari Generalvekalat.org, ini 5 fakta Tol Cipularang yang dapat kita ketahui: 

1. Nama Cipularang

Nama Cipularang didasari atas singkatan dari Cikampek – Purwakarta – Padalarang. Tol Cipularang merupakan tol yang menghubungkan Kabupaten Purwakarta dan Bandung. 

Dulunya, rencana proyek pembangunan tol ini dimakan Tol Cigolarang (Cikarang – Jonggol – Cianjur – Padalarang). Namun, proyek ini gagal dan diganti dengan proyek pembangunan Tol Cipularang. 

2. Proses Pembangunan

Pembangunan Tol Cipularang dibagi menjadi 2 tahap. Tahap pertama, Cikampek-Sadang yang dibuka pada 1 Agustus 2003 dan Padalarang-Cikamuning dibuka pada 21 September 2003 dengan panjang lintasan 17,5 KM. 

Tahap kedua, yaitu Sadang-Cikamuning yang dibuka pada 26 April 2005 dengan panjang lintasan 41 KM. Tol ini termasuk bagian Tol Purbaleunyi. 

3. Kontur Jalan

Membelah pegunungan di 3 wilayah, tak heran kondisi jalan Tol Cipularang yaitu menurun dan menanjak serta berkelok. Bahkan, tol ini sempat mengalami 2 kali amblas jalan. 

4. Rawan Kecelakaan

Sepanjang KM 90 sampai KM 100 merupakan area rawan kecelakaan di ruas Tol Cipularang. Pasalnya dari arah Jakarta kondisi jalan menanjak dan arah sebaliknya turunan. 

Dalam 10 kilometer itu pula, terdapat tanjakan/turunan curam dan panjang yang harus diwaspadai pengendara. Walaupun sudah ada penambahan jalur untuk bus atau truk yang lambat. 

5. Rest area dan gerbang tol

Di jalan Tol Cipularang terdapat 5 titik yang bisa digunakan para pengendara untuk beristirahat. Diantaranya, Km 72A (arah Bandung), Km 72B (arah Jakarta), Km 88A (arah Bandung), Km 88B (arah Jakarta) Km 97B (arah Jakarta). 

Selain itu, ruas yang menjadi bagian Tol Purbaleunyi ini memiliki 6 gerbang tol. Diantaranya ada di Dawuan, Kalihurip, Sadang, Jatiluhur, Cikamuning, dan Padalarang. 

Demikian ini 5 fakta Tol Cipularang yang dapat kita ketahui. Meski disebut ruas jalan rawan kecelakaan, tetapi faktor ketertiban pengendara juga harus diperhatikan. 

 

#Fakta #Tol #Cipularang #yang #Terkenal #Rawan #Kecelakaan

Sumber : indotnesia.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *