Serangan Rusia Tewaskan 60 Warga Sipil di Luhansk

  • Share
Serangan Rusia Tewaskan 60 Warga Sipil di Luhansk

Generalvekalat.org – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan bom Rusia menewaskan 60 warga sipil yang bersembunyi di sebuah sekolah di Luhansk timur. Sementara itu, Jepang akan melakukan pelarangan impor minyak mentah Rusia.

Jepang akan melarang impor minyak mentah Rusia

Jepang akan melakukan pelarangan impor minyak mentah Rusia, sebagai bagian kampanye G7 melawan invasi Rusia ke Ukraina, kata Perdana Menteri Fumio Kishida pada Minggu (08/05), usai menghadiri pertemuan online para pemimpin G7.

“Untuk negara yang sangat bergantung pada impor energi, ini adalah keputusan yang sangat sulit. Namun, koordinasi G7 paling penting dilakukan pada saat seperti sekarang ini,” kata Kishida, berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan pemerintah.

Baca Juga:
7 Pernyataan Zelensky yang Bikin Rusia Ketar-Ketir, Ukraina Siap Berjuang!

Rusia adalah pemasok minyak mentah dan gas alam cari (LNG) terbesar kelima di Jepang.

“Kami berkomitmen untuk menghapus ketergantungan kami pada energi Rusia, termasuk dengan menghapus atau melarang impor minyak Rusia. Kami akan memastikan bahwa kami melakukannya secara tepat waktu dan teratur,” kata para pemimpin G7 dalam pernyataan bersama.

Gagasan untuk menghapus minyak Rusia secara bertahap memberi Jepang beberapa kelonggaran dalam mengurangi impor sambil mencari sumber energi alternatif.

Sinar lampu bendera Ukraina terpampang di depan gedung Komisi Eropa Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pada Minggu (08/05) mengatakan, gedung-gedung Komisi Eropa di Brussel menyala dengan warna bendera Ukraina.

“Bersinar seterang harapan kita untuk melihat perdamaian kembali Eropa. Dan untuk mulai menjalin masa depan teman-teman Ukraina kita,” tulisnya di Twitter.

Baca Juga:
IMF Revisi Ekonomi Global Dampak Perang Rusia Ukraina, Inflasi Meningkat?

Kanada janjikan bantuan militer lanjutan ke Ukraina

Setelah kunjungannya ke Kyiv, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar CA$50 juta (setara Rp561 miliar) untuk Ukraina.

Berdasarkan data dari situs web perdana menteri, paket bantuan terdiri dari 18 kamera drone, termasuk dukungan dan perbaikan layanan; CA$15 juta (Rp168 miliar) citra satelit resolusi tinggi; hingga CA$1 juta (Rp14,2 miliar) dalam bentuk senjata ringan dan amunisi terkait; serta amunisi tambahan untuk howitzer M777.

Trudeau juga mengumumkan niatnya untuk menghapus sementara tarif perdagangan impor Ukraina dalam jangka waktu setahun, serta menerapkan sanksi baru ke oligarki Rusia dan siapapun yang dekat dengan rezim Putin.

Zelenskyy: Rusia melupakan segala hal penting bagi pemenang PD II

Pada pidato malam hari, sehari sebelum Moskow memperingati kekalahan Uni Soviet atas Nazi Jerman, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan, jika Rusia telah melupakan segala hal yang berarti bagi para pemenang Perang Dunia (PD) II.

Sambil mengecam serangan Rusia di sebuah sekolah di wilayah Luhansk yang menewaskan 60 orang, Zelenskyy berkata: “Rusia telah melupakan segala sesuatu yang penting bagi para pemenang Perang Dunia II. Namun, Ukraina dan dunia bebas mengingatkan.”

Ribuan tentara akan berbaris melewati Lapangan Merah Moskow pada Senin (09/05), diikuti oleh tank, kendaraan lapis baja, dan peluncur roket.

Presiden Rusia Vladimir Putin diperkirakan akan berpidato di parade tersebut. 60 warga sipil tewas akibat serangan Rusia Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Minggu (08/05) mengatakan, ada 60 warga sipil tewas di sebuah sekolah di wilayah Luhansk timur akibat bom Rusia.

“Baru kemarin di desa Bilohorivka, wilayah Luhansk, sebuah bom Rusia menewaskan 60 orang. Warga sipil,” jelas Zelenskyy saat berpidato di KTT G7 lewat video konferensi.

“Mereka bersembunyi dari penembakan di gedung sekolah biasa, yang diserang oleh serangan udara Rusia,” kata Presiden Ukraina. rw/ha (AFP, AP, dpa, Reuters)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS



#Serangan #Rusia #Tewaskan #Warga #Sipil #Luhansk

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *