Sejak H+2 Lebaran, Terjadi Peningkatan Volume Kendaraan Arus Balik di Tol Cipali

  • Share
Sejak H+2 Lebaran, Terjadi Peningkatan Volume Kendaraan Arus Balik di Tol Cipali

Generalvekalat.org – Volume kendaraan dari arah timur ke arah barat di Tol Cipali mengalami peningkatan. Hal itu didapat merujuk pada data Polri bersama Jasa Marga.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan peningkatan volume kendaraan itu terjadi sedari H+2 lebaran atau tepatnya Rabu (4/ 5/2022) kemarin.

“Berdasarkan data arus lalu lintas hari Rabu tanggal 4 Mei 2022 dari pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB yang telah melewati ruas jalan tol Cipali mengalami tren peningkatan,” ungkap Dedi.

Merujuk pada hasil pemantauan CCTV di NTMC dan Command Center PJR serta peta digital, terlihat adanya peningkatan pergerakan arus lalin dari timur menuju ke arah barat.

Baca Juga:
Jangan Tunggu One Oway Selesai Karena Bisa Diperpanjang, Masyarakat Diimbau Pakai Jalur Alternatif

“Berdasarkan pantauan anggota dilapangan baik dari Polda Jateng, Polda Jabar dan korlantas arus lalu lintas mengalami peningkatan dibandingkan hari sebelumnya,” beber dia.

Pada Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Arah Trans Jawa mengalami kenaikan mencapai 49.472 kendaraan naik 169,3 persen dari Normal 18.370 kendaraan. Pada H+2 tanggal 4 Mei 2022 juga mengalami kenaikan 64,8 persan sebanyak 33.487 kendaraan, dari Normal 20.320 kendaraan.

Pada GT Kalihurip Utama arah Bandung, juga mengalami peningkatan sebanyak 35.178 kendaraan, naik 74,0 persen dari Normal 20.221 kendaraan. Untuk H+2, 4 Mei 2022, naik 35,6 persen sebanyak 29.817 kendaraan, dari Normal 21.983 kendaraan.

Sementara di GT Cikupa arah Merak mengalami penurunan 14,4 persen pada sebanyak 31.171 kendaraan dari Normal 36.418 kendaraan. Sedangkan H+2 tanggal 4 Mei 2022 masih mengalami penurunan 3,5 persen sebanyak 36.862 kendaraan, dari normal 38.194 kendaraan.

Lalu, GT Ciawi arah Puncak pada hari raya kedua mengalami kenaikan 40,7 persen atau sebanyak 34.299 kendaraan, dari normal 24.372 kendaraan. H+2 tanggal 4 Mei 2022 naik 14,0 persen sebanyak 28.255 kendaraan, dari normal 24.775 kendaraan.

Baca Juga:
BMKG: Penerbangan Harus Waspada Awan Cumulonimbus Selama Arus Balik 5-9 Mei

Total 4 gerbang toll Cikampek Utama. Kalihurip Utama. Cikupa dan Ciawi pada 3 Mei 2022 mengalami kenaikan 51,1 persen sebanyak 150.120 kendaraan, dari normal 99.381 kendaraan. Sementara, pada H+2, 4 Mei 2022 juga mengalami kenaikan 22,0 persen sebanyak 128.421 kendaraan, dari normal 105.272 kendaraan.

Terkait volume Lalu Lintas masuk Jakarta pada 4 Gerbang Utama, pada H+1 tanggal 4 Mei 2022 pukul 06.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB. Sedangkan, GT Cikampek Utama arah Jakarta pada tanggal 3 Mei 2022 sebanyak 22.576 kendaraan, naik 24,7 persen dari normal 18.100 kendaraan. Kemudian, 4 Mei 2022 sebanyak 36.939 kendaraan, naik 87,0 persen dari normal 19.753 kendaraan.

Untuk GT Kalihurip Utama arah Jakarta, juga alami kenaikan 27,9 persen atau sebanyak 27.071 kendaraan, dari normal 21.169 kendaraan. Lalu, 4 Mei 2022, sebanyak 33.714 kendaraan naik 52,7 persen dari normal 22.081 kendaraan.

Sementara pada gerbang toll Cikupa arah Jakarta mengalami penurunan 7,6 persen yakni sebanyak 30.776 kendaraan, dari normal 33.293 kendaraan. Jika dibandingkan pada 4 Mei 2022 juga mengalami penurunan 1,3 persen atau sebanyak 36.080 kendaraan, dari normal 36.557 kendaraan.

Kemudian, GT Ciawi arah Jakarta pada 3 Mei 2022 sebanyak 25.133 kendaraan naik 17,6 persen dari normal 21.376 kendaraan. Dan, 4 Mei 2022 sebanyak 27.683 kendaraan, naik 29,0 persen dari normal 21.460 kendaraan.

Total dari 4 GT Utama, yakni GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa dan Ciawi pada tanggal 3 Mei 2022 sebanyak 105.556 kendaraan, naik 12,4 persen dari normal 93.938 kendaraan.

Kemudian untuk, 4 Mei 2022 sebanyak 134.416 kendaraan, naik 34,6 persen dari normal 99.851 kendaraan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS



#Sejak #Lebaran #Terjadi #Peningkatan #Volume #Kendaraan #Arus #Balik #Tol #Cipali

Sumber : www.suara.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.